Gudang Belakang Sekolah

01.58

  Part I ~

 SMPN 54 Bogor, SMP terpencil dengan kualitas yang tinggi dan sekolah yang luas. Sekolah itu terkenal dengan kualitas dan fasilitasnya yang jempolan dan juga keangkerannya. Itulah kata orang ketika aku tanyakan apa pendapat mereka tentang SMPN 54 Bogor.
Tapi menurutku keangkeran itu hanya bualan semata ketika aku menginjakan kaki di sekolah tersebut. sekolahnya bersih, perpustakaannya pun luas , wc nya bersih ,lapangannya luas, di setiap kelas memiliki 4 kipas.

 namaku Chandra (saya perempuan!!!) aku baru menduduki bangku kelas 1 SMP.
setelah melewati masa-masa MOS yang menyiksa aku ditempatkan di kelas 1-13 ruangan kelasku ada di dekat gudang belakang sekolah. menurut temanku Errina gudang itu angker. hmm setelah dilihat dari kejauhan pun memang terkesan negatif tapi tidak ku hiraukan.

"hei jajan yuk, aku laper nih" teriak vina dengan perut kosong "aah baru juga istirahat pertama beli soto" bantah yuli. hh -_- dua orang ini memang selalu memperdebatkan antara makan dan tidak makan -,-
tiba-tiba saja aku ingin ke kamar mandi "erriin anter ke wc yuk, buang air kecil doang cepet!" "iyaaa sabar"
tapi entah kenapa wc menjadi gelap seperti ini namun itu tidak ku hiraukan, aku langsung masuk tanpa basa-basi.
disini aku mulai takut, "riiin?" tidak ada yang menyaut. "erriiiiiiin" *dengan nada sedikit teriak* namun masih tidak ada suara. aku pun segera cepat-cepat cuci tangan dan keluar, ternyata errin hanya diam saja!
"kamu gimana sih aku panggil kok gak jawab !"
"hehe maaf" ,"huh ! nyebelin yaudah ke kelas yuk". tapi kenapa muka errin pucat? dan dia menjawab pertanyaanku dengan lemas tangannya pun dingin.
"eh chan aku ke gudang dulu yaa, kamu duluan aja ke kelas" , "hah? gila kamu!    
bukannya kamu takut ? di gudang kan gelap riin". tapi errin hanya tersenyum dan pergi
aah mungkin errin sedang stres karena belum mengerjakan PR, di saat mau ke kelas aku mengobrol agak lama dengan temanku di kelas 1-10 avif dan ilham. setelah itu aku segera ke kelas, disana ada errin yang sedang mengerjakan PR.
"gimana di gudang, gelap gak?" tanyaku "hah?gudang??" errin heran.
"loh? tadi kan abis nganterin aku ke wc kamu minta ke gudang dulu?" aku mulai panik dan berkeringat dingin "oh iya , pas kamu masuk ke dalem aku langsung ke kelas mau ngerjain PR hehe..."
tiba-tiba saja aku merinding dan lemas.. "serius rin? terus tadi yang nunggu aku siapa dong?!" "sumpah wkt kamu masuk wc aku lari ke kelas chan"
aku terduduk lemas, kalau errin langsung ke kelas ..... lalu siapa yang menemaniku di wc?
sepulang sekolah tiba-tiba badanku panas, mungkin demam dan selama dua hari aku tidak masuk sekolah.

Hari ini aku masuk dan badanku pun sudah mendingan. setelah pelajaran matematika sekarang pelajaran TIK dan sekelas disuruh untuk pindah ke lab. tik
ruangan ini ada di lantai 3 paling ujung, langit mendung membuat ruangan ini semakin terlihat angker
ketika guru sedang menerangkan tiba-tiba komputer yang ada diujung menyala, "Siapa yang menyalakan komputer tanpa ijin ibu?!" tanya Pak jaja guru tik kami, tidak ada yang mengaku.. bukannya tidak ada yang mengaku tapi memang tidak ada dari kami yang melakukannya
setelah komputer tersebut dimatikan, guru kembali menerangkan.
jam pelajaran terakhir ini telah selesai dan sialanya aku kebagian piket hari ini aku ,yuli, serta vina menyapu ruangan ini bertiga sedangkan yang lainnya kabur entah kemana
komputer ujung tersebut menyala lagi dengan sendirinya kita bertiga bertatapan dan langsung kabur tanpa mengunci ruangan.
aku sungguh takut.. kenapa bisa seperti itu? ah entah lah

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images